Active rest day untuk meregangkan sendi yang kaku dan menghindari cedera akibat latihan intensif prajurit.
Simulasi kekuatan fungsional untuk menggotong, menarik, atau menyelamatkan rekan (casualty) di medan pertempuran.
Membangun kontrol pernapasan dan detak jantung rendah dengan melatih otot core (inti) agar bidikan tidak goyah.
Latihan isometrik yang bisa dilakukan di ruangan sangat sempit tanpa bisa berlari atau melompat.
Close Quarters Battle membutuhkan prajurit bergerak dari posisi tiarap ke berdiri dengan ledakan kecepatan penuh.
Fokus pada ketahanan tubuh bagian bawah untuk mendukung rucking dengan membawa ransel beban berat.
Menguatkan daya ledak kaki dan paha bawah untuk persiapan pendaratan taktis paratrooper.
USMC mengutamakan Pull-Up pada tes fisiknya. Program ini dikhususkan untuk memperkuat lats dan biceps.